Katup kupu-kupu merupakan komponen yang sangat penting dalam berbagai aplikasi industri. Fungsinya adalah untuk menghentikan aliran fluida dan mengatur laju aliran. Oleh karena itu, mengetahui status katup kupu-kupu selama pengoperasian—apakah terbuka atau tertutup—sangat penting untuk penggunaan dan perawatan yang efektif.
Menentukan apakah katup kupu-kupu terbuka atau tertutup terutama bergantung pada penglihatan dan indikator. Ketika aktuatornya bukan berupa pegangan, cara pelat katup bergerak naik turun berbeda dari katup lain seperti katup gerbang batang naik dan katup globe (katup gerbang batang naik hanya perlu mengamati ketinggian batang katup untuk menentukan posisi pelat katup). Katup kupu-kupu memiliki keunikan tersendiri. Cakram katup dapat berputar 0-90° di dalam badan katup untuk mengubah aliran fluida.
Berikut cara mengidentifikasi posisi pelat kupu-kupu pada katup kupu-kupu:
1. Inspeksi visual - cakram bergigi:
Katup kupu-kupu berdiameter kecil, DN ≤ 250, dapat dilengkapi dengan pegangan dan cakram bergerigi. Sesuai namanya, cakram bergerigi umumnya memiliki 10 skala, yang pertama adalah posisi tertutup penuh, dan yang terakhir adalah posisi terbuka penuh.
Posisi terbuka: Saat terbuka penuh, cakram katup sejajar dengan arah aliran, sehingga saluran fluida tidak terhalang.
Posisi tertutup: Dalam keadaan tertutup, cakram katup membentuk penghalang vertikal pada fluida dan menghentikan pergerakan fluida.
2. Indikator posisi:
Banyak katup kupu-kupu dilengkapi dengan indikator eksternal seperti panah atau tanda pada kepala turbin. Indikator ini sejajar dengan tanda khusus yang menunjukkan posisi katup.
3. Sinyal umpan balik:
Pada sistem yang canggih, sinyal umpan balik dari sensor atau sakelar diintegrasikan ke dalam mekanisme katup, sehingga memberikan informasi waktu nyata tentang status katup.
4. Pemantauan jarak jauh:
Instalasi industri modern dapat menggunakan sistem pemantauan jarak jauh yang memungkinkan operator untuk memeriksa status katup kupu-kupu dari jarak jauh dan meningkatkan kontrol serta pengawasan.
Memastikan posisi katup kupu-kupu yang tepat sangat penting untuk menjaga integritas proses, mencegah kebocoran, dan mengoptimalkan efisiensi operasional. Prosedur inspeksi dan pemeliharaan rutin harus mencakup verifikasi kondisi katup-katup ini untuk mengurangi risiko dan menjaga kinerja sistem.
Kesimpulannya, mengidentifikasi apakah katup kupu-kupu terbuka atau tertutup sebagian besar bergantung pada berbagai indikator visual dan teknis. Memahami petunjuk-petunjuk ini sangat penting untuk manajemen katup dan operasi industri yang efektif.
Waktu posting: 21 Februari 2024


