Prosedur Inspeksi Katup Kupu-kupu

Katup kupu-kupu menjalani berbagai pengujian mulai dari pembuatan hingga pengiriman untuk memastikan kualitas dan keandalannya. Inspeksi komprehensif mencakup item standar seperti material, pelapisan, tampilan, karet, tekanan, dan dimensi, serta kinerja penyegelan, tampilan, torsi, kekerasan, ketebalan, perakitan, presisi ulir dan flensa, dan penandaan ketertelusuran.

Proses inspeksi dapat dilakukan dengan urutan sebagai berikut: Inspeksi bahan baku → Inspeksi pengolahan → Pengujian kinerja produk jadi → Penerimaan akhir. Setiap aspek dijelaskan bersamaan dengan metode dan standar spesifik.

Prosedur Inspeksi Katup Kupu-kupu

1. Inspeksi Bahan Baku

uji material

1.1 Tujuan

Untuk memastikan bahwa bahan baku seperti badan katup, pelat katup, batang katup, dan cincin penyegel memenuhi persyaratan standar.

1.2 Item Inspeksi:

-Analisis Komposisi Kimia: Dengan menggunakan spektrometer atau metode analisis kimia, verifikasi sertifikat material untuk memastikan kesesuaian dengan standar material ASTM/GB/EN.

-Pengujian Kinerja Mekanik: Pengambilan sampel dilakukan untuk pengujian tarik, luluh, perpanjangan, dan impak.

-Identifikasi dan Ketelusuran Material: Setiap batch bahan baku harus diidentifikasi berdasarkan nomor tungkunya untuk memastikan ketelusuran asal-usulnya.

-Inspeksi Metalografi (Opsional): Periksa hasil coran untuk mengetahui adanya cacat seperti inklusi terak dan porositas.

2. Inspeksi Dimensi

Ketebalan badan katup kupu-kupu ZFA

Peralatan: Jangka sorong, pengukur diameter dalam, pengukur kedalaman.

2.1 Tujuan

Untuk memastikan dimensi produk sesuai dengan gambar standar agar mudah dipasang dan diganti.

2.2 Item Inspeksi

Panjang badan katup (dimensi dari muka ke muka)
Jarak antar lubang sambungan flensa, diameter lubang, spesifikasi ulir
Ketebalan pelat katup dan celah tepi
Kedalaman dan toleransi ulir

3. Inspeksi Karet & Dudukan

Uji kekerasan karet (alat uji kekerasan Shore)

Bahan Umum: EPDM, NBR, VITON, PTFE.

3.1 Tujuan

Untuk memastikan ketahanan terhadap tekanan, suhu, dan korosi pada bahan penyegel.

3.2 Item Inspeksi

Konfirmasi Material
Periksa kehalusan permukaan, ketiadaan gerigi, gelembung, dan kotoran.

Periksa dimensi-dimensi utama cincin penyegel, seperti diameter penampang melintang serta diameter dalam dan luar.

Kekerasan karet (alat uji kekerasan Shore), deformasi permanen akibat kompresi, kekuatan tarik, dll.
Uji ketahanan abrasi
Kesesuaian dan integritas pelat katup

4. Inspeksi Pelapisan

4.1 Tujuan

Untuk memastikan ketahanan terhadap korosi, daya rekat, dan ketebalan lapisan memenuhi standar.

4.2 Item Inspeksi

Perlakuan awal permukaan (penghilangan karat) sebelum penyemprotan (Sa2.5 atau lebih tinggi, tidak ada kerak atau karat yang terlihat)
Ketebalan lapisan setelah penyemprotan (menggunakan alat pengukur ketebalan lapisan)
Daya rekat lapisan (uji sayatan silang, jarak 1 mm, area pengelupasan lapisan ≤5% setelah pelepasan selotip)
Inspeksi penampilan (melorot, lubang kecil, gelembung, permukaan seperti kulit jeruk, perbedaan warna)
Uji semprotan garam untuk kekerasan lapisan dan ketahanan korosi

5. Uji Tekanan & Kebocoran

pengujian tekanan

5.1 Tujuan

Untuk memastikan katup tidak bocor pada tekanan nominal.

5.2 Kriteria Penerimaan

Badan katup dan semua komponen penahan tekanan tidak boleh mengalami kerusakan struktural, deformasi permanen, atau kebocoran.

5.3 Butir-butir Tes

Uji Kekuatan Cangkang: Uji hidrostatik pada 1,5 kali tekanan nominal, waktu penahanan ≥ 2 menit.

Uji Penyegelan: Uji penyegelan maju dan mundur pada 1,1 kali tekanan nominal.

Uji Kekedapan Udara: Mendeteksi kebocoran mikro menggunakan udara atau nitrogen pada tekanan 0,6 MPa.

Standar Tanpa Kebocoran: Memenuhi persyaratan API 598 / ISO 5208.

6. Uji Torsi Operasi

6.1 Tujuan

Untuk memverifikasi apakah torsi buka dan tutup memenuhi standar dan sesuai dengan persyaratan desain, pastikan unit penggeraknya sesuai.

Metode Pengujian

Diukur menggunakan kunci momen dan meteran momen seperti aktuator listrik; bandingkan momen desain dengan momen yang diukur.

7. Pemeriksaan Visual & Penandaan

7.1 Tujuan

Untuk memastikan kualitas tampilan dan spesifikasi penandaan.

7.2 Butir-butir Tes

Tidak terdapat serbuk besi, terak las, noda minyak, atau kotoran lainnya di dalamnya.

Tidak ada retakan, gerigi, atau karat. Permukaan halus dan warna konsisten. Informasi pada pelat nama (model, peringkat tekanan, material, panah arah aliran) jelas, lengkap, dan terpasang dengan aman.

8. Tes Fungsional

8.1 Tujuan

Untuk memverifikasi keandalan dan kinerja aliran katup.

8.2 Butir-butir Tes

Fleksibilitas pembukaan dan penutupan pelat katup
Akurasi penentuan posisi katup
Pengukuran koefisien hambatan aliran (nilai Cv)
Konsistensi arah aliran fluida

9. Inspeksi Akhir dan Inspeksi Pabrik

9.1 Tujuan

Untuk menentukan secara menyeluruh apakah produk tersebut memenuhi syarat dan siap untuk dikirim.

9.2 Termasuk

Tinjauan catatan tes
Penempelan sertifikat kesesuaian dan label uji
Apakah kemasan tersebut efektif melindungi dari kerusakan selama pengiriman, dan apakah terdapat penutup pelindung pada permukaan flensa dan ujung berulir.


Waktu posting: 28 Oktober 2025